Kali ini aku terpikir tentang alam dan keindahannya, tentang
kalian dengan kecantikannya.
Setiap terbangun di pagi hari, otakku dipenuhi dengan pikiran
tentang dari mana aku berasal, tentang siapa saja di sana yang masih setia
menungguku. Apa saja yang aku inginkan.
Takkan bisa dihindari untuk membayangkan indahnya alamku, birunya
laut dan hijaunya pepohonan.
Jernihnya air terjun yang jatuh mengasah batu-batu cadas di
bawahnya. Tentang sawah dan ladang yang hampir sepanjang tahun selalu berhasil memberi
manfaatnya.
Tempat yang selalu saja bisa memberi ketenangan bagi hatiku.
Jelas, tempat itu takkan pernah bisa lebih indah tanpa kalian. Orang-orang terbaik dalam
hidupku, yang mungkin mereka pun tak sadar bahwa mereka berarti bagiku, bagi
hidupku. Merekalah orang-orang yang aku tau adalah sahabatku, saudara tanpa
hubungan keluarga. Yang selalu ada, apapun keadaannya.
Akhir tahun ini hampir sepanjang hari langit selalu mendung,
disusul hujan, dengan kencangnya angin dan
rindu-rindu yang tak sempat benar-benar terobati.
Hal yang aku takutkan itu sudah mulai terasa sekarang.
Saat di mana kita semakin renggang, semakin jauh, semakin sulit
menciptakan waktu untuk sekedar bercerita,
berkumpul bersama.
Saat di mana kalian atau pun aku mulai sungkan untuk mulai saling
menghubungi, walau hanya sekedar bertanya kabar. Masa di mana saling
menghubungi membutuhkan alasan.
Inilah prosesnya! Hidup memang seperti itu!
Di balik sedihmu, dalam senangmu,
Ketahuilah, akan selalu ada yang peduli padamu.
Seseorang yang akan merasa hancur melihatmu menyerah,
Yang akan dengan tulusnya memperhatikanmu tanpa amarah.
Selalu menegur,
Namun tetap dalam kata yang jujur.
Terlepas dari semua khayalanku.
Ingin kukatakan,
Hai Alam. Aku tau.
Mendung takkan bisa menutupi indah pemandanganmu.
Hai kamu,
Semua masalahmu, semua kesedihan, keputus asaanmu takkan bisa
menyembunyikan manis senyummu, kecantikan wajah, dan lembut hatimu.
Follow my instagram @olazgogreen
in frame : Sahabat-sahabat cantik.











